Agus Gumiwang Dukung Pemerintah Selesaikan Kedaulatan Pangan

Fraksi Partai Golkar meminta pemerintah untuk mencari solusi atas kendala dalam mewujudkan kedaulatan pangan. Sebab, Fraksi Partai Golkar mendukung langkah pemerintah dalam mewujudkan kedaulatan pangan.

“Kami mendorong dan mendukung upaya pemerintah mewujudkan kedaulatan pangan. Kami meminta untuk mencari solusi apa yang menjadi kendala dalam mewujudkan kedaulatan pangan,” ujar Sekretaris Fraksi Partai Golkar DPR Agus Gumiwang Kartasasmita usai seminar bertajuk Kemandirian Pangan untuk Kesejahteraan Rakyat di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (12/2/2018).

Menurut dia, salah satu solusi adalah meminta Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat serta Kementerian Pertanian untuk memperbaiki fasilitas irigasi yang selama ini menjadi hambatan dalam proses panen.

Kemudian, kata dia, keseragaman data mengenai stok pangan nasional dibutuhkan. Sehingga data pangan antar kementerian/lembaga jangan sampai berbeda di era digital saat ini, karena bisa menghambat proses kemandirian pangan.

“Misalnya ada masalah dari manusia yang bisa dicarikan solusi namun ada juga yang tidak bisa seperti cuaca karena di luar kontrol kita,” tuturnya.

Adapun seminar yang digagas Fraksi Partai Golkar itu, kata dia, pihaknya ingin memberikan gambaran kepada semua pihak agar mengetahui situasi dan kondisi keberadaan pasokan logistik mengenai stabilitas harga pangan, khususnya beras.

Agus mengakui kendala berkaitan dengan minimnya stok beras dialami Indonesia menuju era kemandirian, sehingga upaya menstabilkannya menjadi penting dalam konteks harga kebutuhan pokok.

“Karena itu tidak elok dan tidak bijak kalau kita pertentangkan hal berkaitan dengan stabilitas beras karena keduanya hal yang saling bersinergi dan didukung sehingga tidak boleh dipertentangkan,” katanya.

Sekadar diketahui, Partai Golkar di bawah kepemimpinan Airlangga Hartarto sudah menetapkan tiga program pro-rakyat yang akan diusung partai berlambang pohon beringin itu. Pertama, harga sembako terjangkau, rakyat berhak mendapatkan harga yang lebih terjamin.

Kedua, perluas lapangan pekerjaan karena Indonesia maju jika masyarakat bekerja. Ketiga, tersedia rumah dengan akses dan harga terjangkau.

 

Sumber : Sindonews.com