Airlangga Hartarto Siapkan Program Untuk Kesejahteraan Rakyat

Airlangga Hartarto

Pidato pertama Ketua Umum DPP Golkar Airlangga Hartarto yang disampaikan dalam pembukaan Munaslub Partai Golkar, Senin (18/12/2017 diapresiasi berbagai pihak. Salah satu apresiasi itu datang dari pendiri Lembaga Survei Indonesia (LSI) Denny JA.

Tekad Airlangga Hartarto ini dinilainya sejalan dengan hasil survei LSI. Sebanyak 65,7% rakyat meyakini Golkar bisa bangkit kembali dengan branding baru, antara lain Ketua Umum Baru dan Program Baru. “Dalam survei LSI, rakyat menghendaki program baru dalam isu kesejahteraan seperti harga sembako yang terjangkau, lapangan kerja makin terbuka, dan penyediaan rumah murah,” kata Denny, Selasa (19/12/2017).

 

Airlangga Hartarto

Ketua Umum DPP Golkar Airlangga Hartarto bersama Ketua Dewan Pembina Aburizal Bakrie, Ketua Harian DPP Golkar Nurdin Halid dan Sekjen Idrus Marham dalam pembukaan Munaslub Partai Golkar.

Airlangga Hartarto yang ditetapkan menjadi Ketua Umum berdasarkan rapat pleno DPP Golkar hari Rabu (13/12/2017) ini dalam pidatonya menyinggung kasus hukum yang menjerat Pemimpin Partai Golkar. Kasus hukum tersebut membuat publik memberikan penilaian negatif terhadap partai berlambang pohon beringin itu.

“Golkar penah menjadi partai nomor satu pemenang pemilu, kemudian pernah menjadi partai nomor dua, kita tak akan membiarkan Golkar menjadi partai nomor tiga. Melalui Munaslub, Golkar membuka lembaran baru,” tegas Airlangga dalam pidatonya di JCC Senayan, Senin (18/12/2017).

Airlangga memaparkan hasil survey beberapa lembaga yang menunjukkan Golkar merosot ke peringkat tiga, diselingi tepuk tangan yang meriah dari segenap peserta munaslub ketika mengucapkan tekad akan membawa Golkar menuju kemenangan dan kejayaan dalam kontestasi politik selanjutnya.

Menteri Perindustrian dalam Kabinet Kerja tersebut mengatakan, kubu beringin belakangan ini dilanda badai. Tetapi Golkar siap bangkit lagi. Airlangga mengungkapan lembaran baru Golkar berlandaskan pada filosofi Partai Golkar sendiri, yakni warna kuning dan doktrin kekaryaan.

Warna kuning adalah simbol dari padi yang panen. Padi yang menguning itu memberi kesejahteraan rakyat Indonesia dan Aceh sampai Papua. Sedangkan kata “karya” dalam nama “Partai Golkar” adalah doktrin kekaryaan yang dikatakannya dekat dengan motto Pemerintahan Presiden Jokowi, yaitu kerja, kerja, kerja.