AMPI Kota Bogor Akan Memberikan Perspektif Lain Tentang Politik Pada Kaum Muda

AMPI Bogor

Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Kota Bogor, ke-VIII dalam memilih pucuk pimpinan baru, menetapkan Achmad Irfani M, sebagai Ketua DPD AMPI Kota Bogor periode 2017-2022. Achmad Irfani terpilih sebagai ketua secara aklamasi. Karena tidak ada kandidat lain yang maju dalam Musda tersebut.

“Iya kita menetapkan Achmad Irfani sebagai ketua AMPI Periode 2017-2022, karena Irfani perwakilan kami dari pusat ,” tutur ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) AMPI Dito Ariotedjo, dalam sambutan pembukaan Musda.

Sementara itu, Ketua Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Kota Bogor terpilih, Achmad Irfani mengatakan, bahwa organisasi yang dipimpinnya hanya akan menjaring suara juga memberikan perspektif berbeda dalam politik kepada pemuda tanpa harus terjun ke politis praktis.

Dalam momen pelaksanaan Musda AMPI Kota Bogor di Hotel Savero, Minggu (10/12/17), Irfani mengaku, bahwa ia sebelumnya adalah pengurus AMPI di pusat, namun berdomisili di kota hujan, dan ia merasa terpanggil untuk bersama-sama mewujudkan kepemimpinan pemuda di Partai Golkar.

Untuk persiapan hingga proses pelaksanaan Musda kata dia, tidak terlalu berbelit dan tidak banyak sowan ke sana sini dan dibikin simple. Karena yang maju juga hanya satu calon, jadi sederhana saja.

“Ada beberapa tatanan yang telah saya lalui, ya sudah, setelah itu dirumuskan tentang bagaimana secara teknis izin ke senior ya sudah jalan,” kata Irfani.

Ditanya soal visi misinya untuk memajukan AMPI Kota Bogor, menurut Irfan, nanti disesuaikan dengan rakernas satu Golkar, lebih jauh berusaha bekerja meraup suara pemuda untuk golkar.

“Jadi apapun program kerja (proker) kita, bentuknya bagaimana, yang jelas itu suara untuk pemuda,” jelas dia

Sementara saat disinggung mengenai kiprah AMPI dalam pilkada, dia menegaskan bahwa dia secara pribadi tidak akan masuk ke dalam politik praktis, terlebih dalam perhelatan Pilkada.

“Dari awal saya sudah tekankan, saya berjanji tidak akan terlibat untuk politik praktis dalam Pilkada dan kita murni untuk meraup suara pemuda,” tegasnya.

Sementara Ketua DPD Partai Golkar Kota Bogor Tauhid J Tagor, ketika membuka Musda mengatakan, bahwa AMPI harus merakyat dan bisa masuk berbaur dengan berbagai macam lapisan masyarakat. Apalagi AMPI dimotori dan digerakkan oleh pemuda, seharusnya dapat lebih akrab juga secara cepat dapat dekat dengan masyarakat.

“AMPI Kota Bogor tidak boleh mengekslusifkan diri atau menutup diri dari pergaulan di luar, anggota AMPI harus bisa bermasyarakat dan harus terus bersinergi dengan pemerintah setempat. Karena AMPI ada untuk kepentingan masyarakat,” kata Tagor.

Sementara Walikota Bogor, Bima Arya, yang juga turut hadir dalam Musda AMPI tersebut pada sambutannya berharap, bahwa AMPI Kota Bogor dapat bersinergi dan berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Bogor.

“Dulu Ketua AMPI itu umurnya 40 tahunan, sekarang Ketua AMPI dari kalangan anak muda, ini luar biasa. Insyaallah ketua terpilih nanti bisa bersinergi dengan Pemerintah Kota Bogor untuk ikut membangun Kota Bogor,” kata Bima.

Hal senada dituturkan Ketua umum DPP AMPI, Dito Ariotedjo, menurutnya, AMPI Kota Bogor harus bersyukur memiliki Walikota (Bima Arya) yang mengerti akan kemajuan jaman, tahu tekhnologi dan tidak ketinggalan zaman.