Banjir Meluluh Lantahkan Bangunan Penangkap Air Milik PDAM Cianjur, Pasokan Air Warga Dipindahkan

Longsor dan banjir yang menerjang kawasan Puncak, Senin (5/2/2018) merusak bangunan penangkap air dan pipa milik Perumdam atau PDAM Tirta Mukti Cianjur yang terletak di Sungai Cidaweung, Kampung Cidaweung, Desa Batulawang, Kecamatan Cipanas.

Selain menyebabkan kerugian sekitar Rp 1,5 miliar, pelanggan di wilayah Cianjur utara sempat terganggu pasokan airnya.

Direktur Utama Perumdam Tirta Mukti Cianjur, Budi Karyawan mengatakan, pihaknya sudah melakukan langkah pengalihan pasokan air agar pelanggan di wilayah Cianjur utara ini tetap bisa dilayani.

“Bangunan 10X10 meter dan pipa air sepanjang 40 meter hancur diterjang longsor, kami sudah melakukan langkah dengan memindahkan pasokan air dari beberapa titik yang ada,” kata Budi ditemui di Cianjur, Selasa (6/2/2018).

Budi mengatakan pipa 6 inchi yang sudah terbawa hanyut masih didata. Pihaknya mengatakan dalam waktu sepekan akan melakukan perbaikan agar tangkapan air wilayah utara bisa segera pulih untuk memenuhi pasokan pelanggan.

“Kami sudah berkoordinasi dengan tim dalam waktu seminggu ini semoga pelayanan kembali pulih,” ujarnya.

Budi mengatakan beberapa wilayah yang sempat terganggu pelayanannya adalah wilayah Sukaresmi, Batulawang, Loji, Cidaweung, dan Kota Bunga.

“Sempat terganggu tapi tak terlalu lama karena pasokan dialihkan dari sumber air yang lainnya,” katanya.

Selain merusak bangunan penangkap air milik Perumdam Tirta Mukti, hujan deras juga menyebabkan lima rumah terancam tergerus longsor di wilayah Sukaresmi.

Camat Sukaresmi, Aris Herianto mengatakan, lima rumah tersebut terletak di Kampung Gunung Hawu RT 04/02, Desa Rawabelut, Kecamatan Sukaresmi.

“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, sementara kami melakukan upaya pencegahan memindahkan warga yang terancam rumahnya sambil menunggu perbaikan,” ujar Aris.

Kepala BPBD Kabupaten Cianjur, Dodi Permadi mengatakan pihaknya masih mendata secara keseluruhan terkait bencana yang menerjang kawasan Cianjur utara ini. “Tim masih di lapangan, semoga semuanya bisa terdata hari ini,” katanya.

 

 

Sumber : Tribunnews.com