Cabup Golkar Kab. Bogor Lakukan Pemetaan Masalah Kelangkaan Elpiji

GAS

Masyarakat Kabupaten Bogor beberapa minggu ini tengah mengalami kesulitan untuk mendapatkan gas elpiji ukuran 3 Kg. Bahkan sudah hampir satu bulan terakhir masyarakat begitu sulit menemukam gas bersubsidi tersebut di distributor maupun toko-toko terdekat. Selain langka, harga gas elpiji per tabung juga naik secara signifikan. Hal tersebut mengganggu aktifitas warga dalam kesehariannya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Ade Ruhandi atau yang akrab disapa Jaro Ade melakukan sidak ke beberapa distributor gas elpiji di Kabupaten Bogor ini, guna melakukan pemetaan masalah terkait kelangkaan gas elpiji di Kabupaten Bogor, sehingga nanti dapat dirumuskan apa solusi untuk menanggulanginya. Hal tersebut tampak terlihat saat akun facebook masyarakat yang menyiarkan siaran langsung Jaro Ade sewaktu melakukan sidak.

Jaro Ade mengatakan, kelangkaan elpiji harus menjadi perhatian serius pihak-pihak terkait, terutama dari pihak pertamina, pemerintah daerah dan penegak hukum. Sebab tidak menutup kemungkinan, kelangkaan ini terjadi lantaran adanya oknum-oknum yang bermain sambil mencari keuntungan dari gas bersubsidi tersebut. Para spekulan disinyalir beraksi dalam latar belakang kelangkaan gas elpiji 3 kg di Kabupaten Bogor.

“Kelangkaan gas elpiji ini harus menjadi perhatian berbagai pihak terutama pemerintah daerah dan pertamina, bahkan aparat hukum jika memang disinyalir ada hal yang berkaitan dengan unsur pidana,” katanya dalam siaran langsung salah satu akun facebook milik Iso Herman.

Menurut pria yang sering melakukan blusukan itu, pemerintah daerah dan pihak pertamina atau distributor harus bekerja sama dengan penegak hukum guna memantau keberadaan gas tersebut kemana pendistribusiannya dan kenapa bisa langka seperti ini, dan harganya juga di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

“Kami meminta pemerintah daerah memperketat pengawasan harus dan mengambil sikap apa sebabnya gas elpiji 3 Kg ini langka padahal ini bersubsidi yang diproritaskan untuk masyarakat ekonomi ke bawah,’’ tegasnya.

Apalagi kebutuhan akan gas elpiji ini merupakan salah satu kebutuhan harian warga masyarakat. Maka jika tidak diantisipasi segera, dikhawatirkan hal ini akan semakin memberatkan warga masyarakat karena kelangkaan ini membuat harga gas elpiji 3 kg melonjak semakin tinggi.