Cawalkot Bekasi Dari Golkar Mencari Calon Pendamping Untuk Pilwalkot 2018

Pepen Golkar

DPD 2 Partai Golkar Kota Bekasi, Jawa Barat, segera melakukan survei kepada masyarakat terkait sosok pendamping Rahmat Effendi atau yang akrab disapa Bang Pepen, pada Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018.

“Penentuan pendamping Rahmat Effendi akan diputuskan berdasarkan hasil survei yang akan kita mulai pekan depan. Survei ini merupakan salah satu dasar pertimbangan untuk menentukan siapa yang kelak akan mendampingin Bang Pepen maju sebagai Cawalkot di 2018,” kata Sekretaris DPD Golkar Kota Bekasi Heri Budi Susetyo di Bekasi, Rabu.

Meski enggan menyebutkan identitas tentang siapa kandidat pendamping bakal calon petahana itu, namun Heri mengungkapkan mereka berasal dari sejumlah kalangan mulai dari birokrat hingga politisi ternama di wilayah itu.

Para kandidat bakal calon wakil wali kota itu diklaim telah dikenal oleh masyarakat Kota Bekasi berdasarkan kegiatan sosialisasi dan kiprah mereka di tengah warga selama ini. Bukan hal mustahil juga jika nantinya Rahmat Effendi sebagai kader Golkar, akan dipasangkan dengan Siti Aisyah yang juga merupakan kader Golkar.

“Nantinya akan disimulasikan mana paket yang paling cocok mewakili Golkar di birokrasi Kota Bekasi,” katanya.

Dikatakan Heri, seluruh kandidat dinyatakan memiliki peluang yang sama untuk mendampingi Rahmat pada perhelatan Pilkada 2018 dan hasil survei internal partai akan diumumkan kepada publik pada November 2017.

“Kita juga akan melakukan penilaian internal apakah kandidat pendamping ini bisa bersinergi dengan Rahmat Effendi,” katanya.

Heri menambahkan, pihaknya masih membuka peluang komunikasi politik kepada seluruh partai untuk berkoalisi memenangkan paket pasangan tersebut. Sementara itu Rahmat Effendi yang kini juga menjabat sebagai Ketua DPD Golkar Kota Bekasi, mengaku belum memutuskan siapa yang akan menjadi pendampingnya nanti.

“Masih belum. Kita masih mengalir. Siapapun yang dipilih, harus dapat bersinergi,” katanya.

Kemungkinannya juga, koalisi Golkar dengan PKS yang kini menggawangi Walikota Rahmat Effendi dan Syaikhu Ahmad ada potensi untuk bersatu kembali pada Pilwalkot Bekasi 2018.