Dedi Mulyadi Tiba-Tiba Keluarkan SK PLT Ketua DPD Golkar Karawang, Ada Apa ?

Salah seorang DPD Partai Golkar Jawa Barat asal Karawang, Sukur Mulyono, menerima SK sebagai Pelaksana tugas (Plt) Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Karawang menggantikan Sri Rahayu Agustina Suroto.

Dalam Surat Keputusan DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat nomor : KEP-68/GOLKAR/XII/2017 yang ditandatangani Dedi Mulyadi itu, menunjuk langsung Sukur Mulyono untuk menjalankan roda partai hingga 2020 nanti.

“SK dari DPD Jabar terkait penunjukan Plt DPD Golkar Karawang ini harus ditaati oleh semua kader partai Golkar di Karawang,” ujar Sekretaris DPD Partai Partai Golkar Karawang, Suryana, Senin petang 18 Desember 2017.

Dikatakan, SK dari DPD Golkar Jabar itu, Sukur Mulyono diwajibkan melakukan konsolidasi internal dan menyiapkan Musdalub (Musyawarah Daerah Luar Biasa) partai Golkar Kabupaten Karawang.

Menurut Suryana, peralihan Ketua DPD di tubuh Partai Golkar Karawang tersebut tidak akan mempengaruhi proses verifikasi faktual yang dilakukan oleh KPU. Sebab proses administrasi sudah selesai sebelum pergantian ketua dilkukan.

Ketika ditanya alasan penggantian itu, Suryana menjelaskan,  ketua DPD sebelumnya telah melanggar AD ART partai Golkar. “Alasan lengkapnya tidak bisa kami sampaikan ke publik. Intinya ketua sebelumnya telah melanggar AD ART partai,” kata Suryana.

Disebutkan juga, Plt Ketua DPD Golkar Karawang salah satu tugasnya adalah menyelesaikan permasalahan yang terjadi di internal DPD Partai Golkar Karawang dan para pengurus kecamatan (PK) di Kabupaten Karawang. “Pak Mulyono diharapkan bisa merangkul kembali semua kader Golkar untuk memenangkan Pileg 2019 mendatang,” katanya.

Sementara itu, Sukur Mulyono mengatakan, dirinya akan segera mengkonsolidasikan semua elemen yang ada ditubuh Partai Golkar baik itu para PK, pengurus DPD, dan sayap partai untuk menyiapkan Musdalub.

“Waktu Mudalub akan disesuaikan dengan kesiapan semua pihak. Yang pasti bakal kami lakukan secepatnya,” katanya.

Dikatakan juga, pihaknya juga akan menyesuaikan Musdalub dengan proses tahapan Pemilu yang sudah ditetapkan oleh KPU. “Hari Kamis 21 Desember 2017 nanti, kami akan mulai bergerak untuk melakukan konsolidasi partai,” katanya.

Sumber : Pikiran-Rakyat