DPD 1 Golkar Jabar Meminta Seluruh Pihak Prioritaskan Keselamatan Golkar

Dedi Mulyadi

DPD Partai Golkar Jabar, mendorong agar DPP Partai Golkar segera mengambil langkah strategis pasca penetapan ketua umum Setya Novanto sebagai tersangka atas kasus KTP elektronik oleh KPK. Langkah strategis ini, untuk menyelamatkan partai dari kehancuran. Mengingat, dengan status tersangka yang disematkan terhadap ketua umum, dapat dengan signifikan mempengaruhi elektabilitas partai.

Ketua DPD Partai Golkar Jabar, Dedi Mulyadi, mengatakan, soliditas partai harus lebih diutamakan. Ketimbang, mengurusi berbagai agenda politik jangka pendek, masalah Golkar adalah masalah masa depan partai ini kelak. Karenanya, pengurus DPP harus bergerak cepat. Agar Golkar secara lembaga kepartaian tidak terbenam.

“Golkar harus terus tumbuh. Karenanya, penyelamatan partai saat ini jauh lebih penting dibanding agenda-agenda politik lain,” ujar Dedi.

Menurut Dedi, usulan ke DPP Golkar ini bukan hanya sekedar suara pribadi bahkan kepentingan pribadinya. Melainkan, merupakan suara bulat yang diaspirasikan dari suara pengurus DPD 2 Golkar di Jabar kepadanya. Sebab, sebagai kader dan pengurus, pihaknya merasa sangat prihatin atas cobaan yang menimpa Golkar saat ini. Terlebih lagi yang menjadi tersangka itu Ketua Umum partai.

Selain itu, pihaknya juga telah menjalin komunikasi dengan pengurus di DPD provinsi lainnya. Hasil dari komunikasi ini, akan berlanjut dengan agenda konsultasi kepada para sesepuh Partai Golkar seperti Ketua Dewan Pembina Partai Golkar, Aburizal Bakrie atau Ketua Dewan Pakar, Agung Laksono.

“Saya kira, saat ini tak penting membahas siapa ketua umum pengganti Pak Setnov atau Plt-nya. Yang jelas, selamatkan dulu partai ini, jangan sampai kadung terjerembab lebih dalam. Itu jauh lebih penting,” tegas Dedi.

Terkait dengan status hukum Setya Novanto, Dedi mengaku, secara pribadi maupun institusi partai, pihaknya sangat menghormati proses hukum. Karenanya, kader di Jabar maupun di wilayah lainnya, dipastikan menghormati proses hukum yang sedang ditangani penyidik KPK ini.

Tak hanya itu, pihaknya juga optimistis bila Setya Novanto, sebagai Ketua Umum Golkar akan memberikan contoh yang baik. Yaitu, taat terhadap hukum. Hal itu pula yang telah disampaikan Aburizal Bakrie perihal kasus ini, agar Setnov dapat kooperatif menghadapi KPK.