Golkar Inginkan Ridwan Kamil Segera Tetapkan Daniel Mutaqien Sebagai Wakilnya

Golkar Jabar

Wakil Bendahara DPD Partai Golkar Jawa Barat yang juga merupakan Wakil Bupati Purwakarta Dadan Koswara meminta Ridwan Kamil agar segera menetapkan Daniel Mutaqien sebagai pendampingnya atau kandidat calon Wakil Gubernur Jawa Barat.

Jika tidak juga menetapkannya, Dadan meminta kepada DPP Partai Golkar mencabut rekomendasi terhadap Emil, yang merupakan sapaan akrab Ridwan Kamil pada Pilgub Jabar 2018. Sebab, keberadaan Emil ditengarai telah menjadi bahaya laten di tubuh partai berlambang beringin ini.

“Ketika Golkar merekomendasikan Emil sebagai calon gubernur, berarti ada komitmen untuk berpasangan dengan Daniel yang merupakan harga mati bagi Golkar karena Daniel adalah kader Golkar. Maka perlu secepatnya diputuskan agar Daniel menjadi pasangannya, jika tidak untuk apa Golkar mendukung Emil,”ungkap Dadan, Senin (13/11/2017).

Menurut dia, sangat diperlukan kepastian dan sikap tegas dari Emil dalam hal menentukan pasangannya pada kontestasi Pilgub Jabar 2018. Permintaan Dadan seperti itu tampaknya bukan tanpa alasan.

Terlebih, nama lain pun sempat pula memiliki kans kuat untuk mendamping Emil, salah satunya Bupati Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum yang direkomendasikan PPP. Hal-hal tersebut dikhawatirkan juga akan mengganggu keharmonisan dan komitmen Emil yang ingin menggandeng Daniel sebagai Cawagubnya.

Pada bagian, lain Ketua DPD Partai Golkar Purwakarta, Syarif Hidayat menyatakan kesiapannya untuk mengamankan keputusan DPP Partai Golkar terkait rekomendasi Emil-Daniel dalam Pilgub Jabar.

“Sesuai amanat dari Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi, kami harus mengamankan keputusan DPP. Artinya, kami akan melakukan langkah-langkah pengamanan terhadap keputusan itu, jangan sampai di tengah jalan nanti malah kita ditikung,” ungkap Sarif.

Ihwal langkah-langkah politik dalam pengamanan pasangan Emil-Daniel, Sarif mengaku, hal itu belum dilakukannya mengingat belum ada instruksi lanjutan dari DPP Partai Golkar. DPD Partai Golkar Purwakarta masih menunggu setiap keputusan pusat menjelang Pilgub Jabar 2018 baik dari DPP Partai Golkar maupun dari DPD Golkar Jawa Barat.