Golkar Pangandaran Fatsun Terhadap Keputusan DPP Golkar Terkait Pilkada Jabar

Golkar

DPD 2 Partai Golkar Kabupaten Pangandaran telah mendeklarasikan dukungan kepada calon wakil gubernur Jawa Barat, H. Daniel Mutaqien Syafiuddin untuk mendampingi calon gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Diketahui, jika Ridwan Kamil dan Daniel Mutaqien telah mendapatkan rekomendasi DPP Golkar sebelumnya, namun DPD 1 Golkar Jabar terbelah atas sikap DPP Golkar tersebut.

Ketua DPD 2 Partai Golkar Kabupaten Pangandaran, Mohamad Taufik mengatakan sangat bangga partai Golkar sudah memiliki pasangan calon yakni Ridwan Kamil dan Daniel Mutaqien sebagai cagub dan cawagub Jawa Barat untuk Pilgub Jabar 2018.

Deklarasi sekaligus silaturahmi dengan cawagub yang diusung partai Golkar ini digelar di lapangan desa Cibenda, Kecamatan Parigi dan dihadiri oleh 10 pengurus kecamatan (PK) dan 93 pengurus desa.

“DPD Partai Golkar Pangandaran akan mendukung penuh rekomendasi DPP Partai Golkar yang mengusung RK-DMS dan fatsun terhadap instruksi DPP,” kata Mohamad Taufik.

Taufik memaparkan, penjelasan ini sekaligus menjawab banyaknya pertanyaan kader Golkar Jawa Barat terkait tidak lolosnya ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat, Dedi Mulyadi sebagai calon gubernur Jawa Barat yang akan diusung Golkar. Padahal sebelumnya, Dedi Mulyadi rajin turun ke masyarakat untuk sosialisasikan dirinya sebagai Cagub Jabar 2018.

“Kita sudah sepakat untuk mengamankan instruksi partai,” jelasnya.

Ketua dewan penasehat DPD Partai Golkar Kabupaten Pangandaran, Adang Hadari mengajak seluruh kader dan simpatisan partai Golkar kabupaten Pangandaran untuk mendukung Cawagub Jawa Barat Daniel Mutaqien Syafiuddin sebagai figur sah yang telah mendapatkan rekomendasi DPP Golkar untuk mendampingi Ridwan Kamil bertarung pada Pilkada Jabar 2018.

“Dukung kang Daniel untuk maju memimpin Jawa Barat. Ini sudah merupakan keputusan dan sebagai kadernya harus mengamankan,” kata Adang Hadari.

Cawagub Jawa Barat yang diusung partai Golkar, Daniel Mutaqien mengatakan Jawa Barat merupakan target kemenangan prioritas dan utama untuk partai Golkar, dimana Jawa timur sudah dipegang oleh kalangan nahdliyin dan kader PKB,  serta Jawa Tengah merupakan basis banteng merah PDI Perjuangan. Sebab itu, merebut kemenangan di Jawa Barat adalah sebuah keharusan.

“Partai golkar di seluruh wilayah Jawa Barat harus mengamankan keputusan dari DPP.  Ini posisi penting dengan hak pilih kurang lebih 36 juta DPT,” jelas Daniel.

Selain mensosialisasikan SK DPP Golkar, Daniel juga menerima putusan deklarasi dukungan dari 10 PK yang diwakilkan oleh PK Golkar Cimerak,  PK Golkar Parigi, dan PK Golkar Pangandaran.

Daniel meyakini bahwa solidaritas dan pemahaman dari para kader Golkar di daerah sangat tinggi mengenai putusan DPP Golkar. “Saya sangat yakin makanya saya konsolidasi ke daerah-daerah di Jawa Barat seperti ini,” ujarnya.

Sebetulnya, Golkar Jabar sangat terbuka mengenai rekomendasi DPP Golkar terkait Pilgub Jabar, dan yang dibutuhkan akar rumput juga jajaran pengurus mulai dari DPD 1 Golkar Jabar sampai tataran pengurus desa adalah sosialisasi dan komunikasi seperti yang dilakukan Daniel Mutaqien akhir-akhir ini.