Golkar-PKS Dipastikan Akan Berkoalisi Kembali Untuk Pilwakot Bekasi 2018

Koalisi-Golkar-PKS

Partai Golkar memberikan sinyal tentang kemungkinan koalisi dalam gelaran Pilwakot Bekasi 2018. Hampir pasti, Golkar Kota Bekasi akan melanjutkan koalisi yang telah terjalin bahkan pada periode pemerintahan Rahmat Effendi dan Ahmad Syaikhu, yakni dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

“Insya Allah sudah pasti dengan PKS, kita akan berkoalisi kembali dengan PKS,” dijelaskan oleh Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) 2 Golkar Kota Bekasi Heri Budisusetyo pada Minggu kemarin.

Menurut Heri, Rahmat Effendi, yang kini juga sedang menjabat sebagai Walikota Bekasi atau merupakan incumbent, menjadi calon tunggal yang diusulkan ke DPP Partai Golkar. Rahmat, yang juga Ketua DPD Partai Golkar Kota Bekasi, dibebaskan untuk memilih calon pendampingnya oleh Dewan Pimpinan Pusat. “Beliau yang menentukan sendiri, diberi kebebasan untuk menentukan pasangannya,” ucap Heri.

Heri juga tak menampik perihal kabar yang menyebutkan jika Rahmat Effendi atau yang akrab disapa Bang Pepen ini akan menggandeng Sutriyono, kader PKS yang kini menjadi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI untuk mendampinginya maju pada Pilwakot Bekasi 2018 kelak. Dalam beberapa kesempatan, Rahmat juga telah memperkenalkan Sutriyono sebagai wakilnya untuk maju menjadi Walikota dan Wakil Walikota Bekasi 2018.

“Hanya tinggal menunggu deklarasi saja, kepastian sudah ada, Golkar akan bersama PKS untuk Pilwakot Bekasi 2018,” ujarnya.

Sutriyono juga telah menyatakan kesediaannya menjadi pendamping Bang Pepen untuk maju dalam pilkada Kota Bekasi tahun depan. Anggota DPR dari daerah pemilihan Jawa Tengah 3 tersebut mengatakan deklarasi dijadwalkan pada pertengahan Desember.

“Kalau tidak ada halangan, pertengahan Desember deklarasi, saya bersama Rahmat Effendi, Golkar bersama PKS,” tuturnya.

Sutriyono juga tak asing dengan Kota Bekasi, karena dirinya pernah menjadi Wakil Ketua DPRD Kota Bekasi periode 2009-2014. Sutriyono dilantik sebagai anggota DPR periode 2014-2019 sebagai Pergantian Antar Waktu (PAW) untuk menggantikan anggota DPR dari PKS yang dipecat, Gamari.

Dalam beberapa kesempatan, Rahmat Effendi secara terang-terangan menyatakan akan menggandeng Sutriyono, dari PKS dalam Pilkada Kota Bekasi 2018. Sebab, Ahmad Syaikhu, pasangannya, saat ini maju dalam pemilihan Gubernur Jawa Barat guna mendampingi Deddy Mizwar.

Koalisi Golkar dengan PKS memang sudah terbangun sejak lama dalam masa pemerintahan Rahmat Effendi dan Ahmad Syaikhu. Sebab itu, karena koalisi yang terbangun dirasa sudah solid antara Golkar dengan PKS, maka Rahmat Effendi sebagai Ketua DPD 2 Golkar Kota Bekasi menyatakan akan kembali berkoalisi dengan PKS. “Sudah nyaman dengan PKS, hubungan kita sangat harmonis, karena itu kita akan lanjutkan,” kata Rahmat.