Golkar Proyeksikan Istri Bupati Purwakarta Maju Pilbup Purwakarta 2018

istri bupati golkar

DPD 2 Partai Golkar Kabupaten Purwakarta menyiapkan koalisi besar dalam menghadapi Pilkada Purwakarta 2018 mendatang. Upaya-upaya intensif pun dijalankan untuk bisa menyatukan kesepakatan partai-partai lain agar memiliki tujuan yang sama dalam membangun Purwakarta.

Wacana ini sebenarnya sudah dipersiapkan sejak dua tahun silam oleh DPD Partai Golkar Kabupaten Purwakarta. Sarif yang juga merupakan Ketua DPRD Kabupaten Purwakarta, telah menyiapkan calon tunggal untuk Pilkada mendatang, yaitu Anne Ratna Mustika. Sekedar untuk diketahui, Anne Ratna Mustika adalah istri dari Bupati Purwakarta kini, Dedi Mulyadi.‎‎

Berikut diungkapkan oleh‎ Ketua DPD Partai Golkar Purwakarta, Sarif Hidayat ketika diwawancarai di Kantor DPD 2 Partai Golkar Kabupaten Purwakarta..

“Langkah awal sudah dijalankan, Hanura dan PAN sudah bersepakat mengenai ini, selangkah lagi segera direalisasikan dengan 7 partai lainnya. Mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Purwakarta,” ujar Sarif.‎

Menurut Sarif keputusan politik ini diambil demi melanjutkan pembangunan Purwakarta yang berkesinambungan. “Pilkada nanti adalah momentum untuk mencari figur yang bisa melanjutkan pembangunan Kabupaten Purwakarta yang kini sudah terukur dan baik untuk rakyat,” kata Sarif.

Sarif pun menegaskan, satu hal yang urgental untuk meneruskan agenda-agenda pembangunan di Purwakarta, mengingat pola pembangunan di Purwakarta sudah dirancang sedemikian rupa dalam jangka waktu menengah dan panjang. Apalagi Purwakarta kini semakin maju, sehingga menjadi opsi destinasi wisata di Jawa Barat.‎

“Cukup relevan kiranya ketika hari ini, masyarakat Purwakarta sudah harus memikirkan serta mempertimbangkan, bagaimana idealnya pemimpin Purwakarta ke depan,” ucapnya.‎

Untuk diketahui, ada sembilan partai yang memiliki kursi di DPRD Purwakarta diantaranya Golkar, Hanura, PAN, PPP, PKB, Gerindra, Nasdem, Gerindra, Demokrat dan PDIP. Minus PKS yang tidak memiliki kursi wakil rakyat di DPRD Purwakarta.‎ Ketika 2 partai yakni, Hanura dan PAN sudah menyatakan untuk ikut ambil bagian dalam koalisi tersebut, komunikasi terus dilakukan guna menyatukan suara 7 partai lainnya.

Hal ini bukan merupakan suatu kemustahilan untuk diwujudkan, melihat Purwakarta selama dipimpin Dedi Mulyadi memiliki keharmonisan dalam hubungan sosial berbagai elemen masyarakat. Tak terkecuali juga keharmonisan partai-partai politik di Purwakarta. Sebab itu, proyeksi mengenai Cabup tunggal di Purwakarta yang dimotori oleh Golkar dan Kang Dedi Mulyadi berpotensi besar akan terjadi.