Ikatan Istri Partai Golkar (IIPG) Adakan Program Peduli Masyarakat

IIPG Golkar

Dalam rangka merayakan HUT ke-53 Partai Golkar, Ikatan Istri Partai Golkar (IIPG) menggelar kegiatan bakti sosial, yang meliputi layanan kesehatan masyarakat, pelatihan manajemen warung sembako, dan bazar sembako di Kelurahan Rawa Bunga, Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu (5/11/2017). Dalam kesempatan itu, Ketua Umum IIPG Deisti Novanto mengatakan, pentingnya koordinasi upaya kesehatan di tingkat kelurahan.

Kegiatan ini digelar di kawasan padat penduduk yang berdekatan dengan lokasi tempat pembuangan sampah sementara (TPS). Menurutnya, banyak institusi di tingkat kelurahan yang dapat bersinergi dalam upaya merealisasikan program Pemprov DKI Jakarta, Jakarta Sehat untuk Semua Tahun 2017.

“Institusi seperti PKK dan Posyandu misalnya, adalah institusi di tingkat kelurahan yang dapat bersinergi dengan pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) dalam menjalankan program kesehatan masyarakat. Untuk itulah koordinasi upaya kesehatan di tingkat kelurahan menjadi sangat penting,” kata Deisti saat memberikan sambutan.

Menurutnya, berkaitan hal itu, IIPG berkeinginan memberikan kontribusi dalam memperkuat layanan kesehatan masyarakat sebagai upaya promotif dan preventif dalam mengatasi permasalahan kesehatan.

“Momentum yang kita ambil adalah HUT ke-53 Partai Golkar. Kami isi dengan dua program utama, yaitu menggalakan upaya promosi dan preventif kesehatan, serta mendorong adanya akses bagi perempuan dalam berusaha,” katanya.

Sementara itu, Ketua panitia baksos IIPG Lita Aziz Syamsudin mengatakan, kegiatan baksos IIPG rencananya akan berlangsung di sejumlah titik di lima wilayah DKI Jakarta. “Mengambil momentum HUT ke-53 Partai Golkar, IIPG saat ini sudah menggelar baksos di tiga titik di tiga wilayah di DKI Jakarta. Selanjutnya kami akan mengadakan di wilayah Jakarta Utara dan Jakarta Pusat,” katanya.

Lita menjelaskan, misi yang diusung dalam baksos IIPG adalah ketahanan masyarakat di tingkat kelurahan melalui dua program, yaitu ketahanan pada bidang kesehatan dan bidang ekonomi kerakyatan. Diharapkan apa yang telah dibuat ini dapat menjadi inspirasi organisasi serupa untuk turun langsung ke masyarakat.

“Antusiasme masyarakat ibu kota dalam mengikuti program kegiatan yang dilakukan khususnya kaum perempuan sangat besar. Ini menandakan bahwa apa yang kita lakukan adalah persoalan yang dibutuhkan oleh warga Ibu kota, dan benar menyentuh dasar persoalan,” kata Lita.

IIPG juga sebagai organisasi yang concern terhadap perempuan mencoba peka terhadap kondisi masyarakat, khususnya kaum ibu dan anak-anak. Sehingga beberapa kegiatan IIPG juga berkaitan dengan kondisi perempuan di Indonesia. Kedepan IIPG juga akan membuat kegiatan yang lebih massif dan simultan.