Ketua DPD Golkar Ciamis Sebut Surat Rekomendasi Iing-Oih Masih Polemik

Pasca jajaran pengurus DPD Partai Golkar Kabupaten Ciamis dan gabungan koalisi partai politik (parpol) pengusung pasangan Calon Bupati-Wakil Bupati Ciamis, Iing Syam Arifin-Oih Burhanudin, mengumumkan surat rekomendasi DPP Partai Golkar nomor R-540/Golkar/XI/2017 tertanggal 21 November tahun 2017 tentang pengesahan pasangan calon kepala daerah Kabupaten Ciamis, tampaknya muncul pernyataan mengejutkan dari Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Ciamis, Slamet Triana. Surat rekomendasi tersebut ternyata masih polemik.

Melalui keterangan pers yang dikirim secara tertulis ke redaksi HR Online, Jum’at (29/12/2017) pagi, Trian–sapaan akrab Slamet Triana–, menganggap bahwa surat rekomendasi DPP Partai Golkar nomor R-540/Golkar/XI/2017 tertanggal 21 November tahun 2017 tentang pengesahan pasangan calon kepala daerah Kabupaten Ciamis, yang mengusung pasangan Iing Syam Arifin-Oih Burhanudin, sudah tidak berlaku. Pasalnya, lanjut dia, surat rekomendasi yang ditandatangani oleh Ketua Harian DPP Partai Golkar, Nurdin Halid dan Sekjen DPP Partai Golkar, Idrus Marham itu dikeluarkan pada masa kepengurusan Ketua Umum Setya Novanto.

“Jadi, berdasarkan arahan dari DPP Partai Golkar dan DPD Partai Golkar Jabar bahwa surat rekomendasi pengusungan kepala daerah yang didaftarkan ke KPUD harus yang ditandatangani oleh Ketua Umum DPP Partai Golkar (baru), Airlangga Hartarto. Dan surat rekomendasi tersebut hingga saat ini belum kami terima,” katanya.

Dengan begitu, lanjut Trian, proses penjaringan calon bupati Ciamis di internal Partai Golkar belum berakhir. Dan dua orang pendaftar, yakni Iing Syam Arifin dan Herdiat, statusnya masih sama sebagai bakal calon bupati Partai Golkar. “Makanya, selama surat rekomendasi DPP Partai Golkar yang ditandatangani Ketua Umum Airlangga Hartarto, belum saya terima selaku Ketua DPD Partai Golkar Ciamis, maka belum bisa membicarakan koalisi dengan parpol lain. Apalagi melakukan deklarasi dukungan kepada salah satu pasangan calon,” ujarnya.

Trian mengaku di internal Partai Golkar Kabupaten Ciamis pun secara resmi belum membahas mengenai keputusan akhir Pilkada. “Jangankan ikut deklarasi, rapat di intenal Golkar Ciamis saja belum kami lakukan,” ujarnya.

Mengenai arah koalisi di Pilkada Ciamis, kata Trian, Golkar kini dihadapkan pada dua pilihan, apakah bergabung dengan pasangan Iing Syam Arifin-Oih Burhanudin atau pasangan Herdiat-Yana D Putra. “Sementara surat rekomendasi DPP Partai Golkar yang ditandatangani Ketua Umum Airlangga Hartarto, rencananya akan terbit maksimal pada tanggal 2 Januari 2018,” pungkasnya.

Sementara itu, pernyataan Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Ciamis, Slamet Triana, tersebut memang cukup membingungkan. Sebab, sebelumnya Sekretaris DPD Partai Golkar Ciamis Baim Setiawan, Bendahara DPD Partai Golkar Ciamis Titi Sutianah, Wakil Ketua DPD Partai Golkar Ciamis Kuncoro Jati Suroso dan Wakil Ketua DPD Partai Golkar Ganjar M Yusuf, Selasa (26/12/2017), secara bersamaan menggelar konferensi pers mengumumkan surat rekomendasi DPP Partai Golkar yang memutuskan mengusung pasangan Iing Syam Arifin-Oih Burhanudin. Mereka pun menggelar konferensi pers di kantor DPD Partai Golkar Kabupaten Ciamis. Hanya, dalam kasempatan tersebut memang tidak dihadiri oleh Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Ciamis, Slamet Triana.

 

Sumber : HarapanRakyat