Ketum Golkar Ganti, Ridwan Kamil Berharap Tidak Ada Perubahan Rekom Pada Pilgub Jabar 2018

Calon gubernur Jawa Barat dari Golkar, Ridwan Kamil berharap partai beringin tidak mengubah rekomendasi terhadap dirinya untuk maju dalam Pemilihan Gubernur Jawa Barat 2018.

Harapan pria yang akrab disapa Emil itu dilontarkan setelah pucuk pimpinan Golkar berganti. Airlangga Hartanto terpilih sebagai ketua umum (ketum) Partai Golkar menggantikan Setya Novanto pada rapat pleno yang digelar di Jakarta pada Rabu (13/12) malam.

“Semoga tidak ada perubahan terhadap rekomendasi,” kata Emil, Kamis (14/12).

Emil juga mengucapkan selamat kepada Airlangga yang terpilih sebagai orang nomor satu di Partai Golkar.

“Saya mengucapkan selamat kepada Bapak Airlangga selaku ketua umum Golkar yang akan melaksanakan Munaslub. Kemudian juga terima kasih, selama ini kan institusi Golkarnya memberikan rekomendasi (Pilgub Jabar),” kata Emil.

Sebelum Airlangga terpilih, Golkar telah mengeluarkan rekomendasi yang menyatakan mendukung Ridwan Kamil sebagai cagub Jabar bersama calon Wakil Gubernur Jabar Daniel Muttaqien. Namun, rekomendasi terhadap Emil-Daniel menuai kritikan, terutama dari DPD I Golkar Jawa Barat. DPD I Jawa Barat berpendapat seharusnya Golkar menunjuk Ketua DPD I Golkar Jawa Barat Dedi mulyadi sebagai Cagub Jabar.

Usai Airlangga menjabat sebagai Ketua Umum terpilih, Golkar belum memastikan bakal mencabut rekomendasi terhadap Ridwan Kamil. Dedi Mulyadi sendiri menyerahkan pencalonannya sebagai bakal calon gubernur Jawa Barat kepada Airlangga. Dedi mengklaim belum membicarakan apapun dengan Airlangga terkait pencalonannya di Jawa Barat.

“Kecuali nanti saya setelah berkonsultasi dengan Airlangga Hartarto dan besok berbicara bagaimana langkah-langkah penanganan Jawa Barat ke depan,” ujar Dedi.

Bupati Purwakarta ini mengaku tidak memiliki niatan untuk mengubah rekomendasi partainya yang telah mencalonkan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil sebagai bakal calon gubernur di Pilkada Jawa Barat 2018.

 

Sumber : CNNIndonesia