Maju Pilwalkot, Ketua DPRD Serang Masih Kader Golkar

Golkar

Pilkada Kota Serang akan terselenggara tahun 2018 serentak bersamaan dengan 170 kabupaten, kota dan provinsi lainnya. Pilkada Kota Serang menjadi utama di Provinsi Banten, mengingat Serang merupakan ibukota dari provinsi ini. Sementara itu, konstelasi untuk Pilkada Kota Serang ini meningkat perlahan, terutama dalam tubuh Partai Golkar. Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Provinsi Banten masih menyebut Subadri Ushuludin sebagai kader Partai Golkar. Hal tersebut diungkapan Sekretaris DPD Golkar Provinsi Banten Bahrul Ulum.

Menurut, Ulum, Subadri masih tercatat sebagai kader Golkar hingga ada ketetapan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Serang jika pria yang saat ini masih mejabat sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Serang tersebut sebagai Calon Kepala Daerah Kota Serang di Pilkada 2018 mendatang. Sebelumnya diketahui jika Subadri Ushuludin disebut-sebut telah dicalonkan menjadi Walikota Serang melalui Partai Persatuan Pembangunan.

“Jika beliau sudah mendaftar (calon kepala daerah) ke KPU, harus mundur,” kata Ulum Jumat lalu kepada awak media saat dijumpai di Masjid Raya Al Bantani KP3B, Kota Serang.

Menurut Ulum, kader partai harus menuruti serta mendukung apa yang sudah menjadi ketetapan sehingga ketidak patuhan atas keputusan akan ada konsekuensinya termasuk dipecat secara keanggotaan maupun jabatan publik yang dimilikinya.

“Jangankan menjadi calon, menjadi tim sukses calon dari partai lain saja ada sanksinya,” kata Ulum menegaskan. Terkait usul penggantian Ketua DPRD Kota Serang yang saat ini masih diduduki oleh Subadri menurut Ulum itu menjadi kewenangan partai Golkar. Salah satu pertimbangannya gerakan Subadri di Pilkada Kota Serang yang tetap ngotot untuk maju meski Golkar telah meletakan dukungan pada Vera Nurlaela Jaman.

Semoga hal ini menjadi pembelajaran bagi semua dan bagi kader partai untuk tetap memiliki fatsun kepada partai. Kasus serupa juga mungkin akan terjadi di Jawa Barat, dimana Golkar mengusung Ridwan Kamil dan Daniel Mutaqien sementara ada rencana Dedi Mulyadi turut maju dalam pertarungan Pilgub Jabar kelak melalui partai lain, digadang-gadang Dedi Mulyadi akan maju melalui PDIP.