Pilkada Kota Bekasi, Ketua DPD 2 Golkar Kota Bekasi Unggul Jauh Pada Hasil Survey

Pepen Golkar

Menjelang Pilkada Kota Bekasi yang akan diadakan serentak bersama 170 daerah lainnya, nama Ketua DPD 2 Golkar Kota Bekasi terus menanjak dalam perolehan popularitas dan elektabilitas. Pun begitu dengan hasil surveynya, Rahmat Effendi jauh meninggalkan para pesaingnya yang kelak juga akan menjadi kompetitornya pada Pilwalkot Bekasi mendatang.

“Naiknya elektabilitas terhadap calon Walikota Bekasi yang juga sebagai petahana, Rahmat Effendi kecenderungannya tetap dinamis, tentu jika bercermin terhadap kebijakannya yang dilakukan selama ini oleh politisi Golkar itu,” kata pengamat politik dan kebijakan publik, Profesor Muhamad Sudjana.

Selain itu, kata dia, dialektika politik yang selama ini dibangun Rahmat Effendi mampu menyatukan semua komponen di Kota Bekasi. Mengingat Kota Bekasi merupakan daerah multicultural yang menjadi penyanggah Ibukota Jakarta.

“Barangkali Pak Rahmat juga memiliki pandangan yang cukup luas. Karena Kota Bekasi sebagai penyanggah ibu kota, dia (Rahmat Effendi) tentu harus menjaga stabilitas politik yang damai dan santun dan dirinya cukup berhasil hingga saat ini. Dinamika politik saat Pilkada DKI nampaknya menjadi pembelajaran buat Rahmat agar Kota Bekasi tetap kondusif. Jadi saya apresiasi dengan langkahnya yang mampu merangkul berbagai elemen dan semua komponen,” ungkapnya.

Kepuasan masyarakat Kota Bekasi terhadap program kerja Rahmat Effendi yang nyata dirasakan masyarakat, lanjut Sudjana, menjadi faktor utama naiknya elektabilitas. Apalagi program-program yang diluncurkan adalah mengenai kebutuhan primer masyarakat, soal kesehatan dan kehidupan yang layak.

“Bahkan menurut informasi, Kota Bekasi saat ini tengah menggulirkan Kartu Sehat Berbasis NIK. Ini merupakan salah satu magnet dalam peningkatan elektabilitas suara. Dan itu sah-sah saja sepanjang ada kemaslahatan bagi masyarakat,” tuturnya.

Sudjana lebih jauh menjelaskan jika pria yang akrab disapa Bang Pepen itu memiliki potensi kemenangan besar pada Pilkada Kota Bekasi nanti. Bahkan jika dipasangkan dengan siapapun, Rahmat Effendi berpotensi unggul.

“Dengan angka elektabilitas calon petahana yang rata-rata 60 persen, maka dengan siapapun dipasangankan Rahmat Effendi akan tetap unggul,” lanjutnya.