Program Masa Jabatan Dedi Mulyadi Sudah Dirasakan Manfaatnya Oleh Masyarakat Purwakarta

Sejumlah warga Kabupaten Purwakarta menginginkan program yang dijalankan Bupati Dedi Mulyadi dapat diteruskan oleh penggantinya nanti. Terutama program yang telah dirasakan betul manfaatnya. Yakni layanan masyarakat langsung yang diselenggarakan setiap gempungan (musyawarah) di halaman masyarakat pedesaan.

Yayan Suryana (52 tahun), warga Desa Babakan, Kecamatan Wanayasa, mengatakan, selama 10 tahun terakhir di Purwakarta ada pogram gempungan di buruan urang lembur. Dalam program ini, berbagai layanan untuk masyarakat disediakan pemerintah. Salah satunya pembuatan KTP, KK dan akta gratis. Serta pemeriksaan kesehatan.

“Kami ingin, nantinya siapapun pengganti Pak Dedi, program ini tetap ada. Soalnya, kami di desa sangat terbantu dengan layanan jemput bola ini,” ujar Yayan, usai safari budaya, Senin dini hari (5/2).

Menurutnya, saat ini sebagian warga Purwakarta mengalami keresahan. Khawatir penggganti Bupati Dedi Mulyadi, berbeda di kemudian hari. Selama kepemimpinan Dedi ia mengatakan masyarakat sangat dimudahkan. Seperti pembuatan KTP, KK dan akta, bisa lebih cepat serta gratis. Kemudian, warga yang sakit bisa dijemput dengan ambulans gratis. Bahkan, berobat di 11 rumah sakit dengan mengandalkan kartu jaminan Purwakarta istimewa (Jampis).

“Kami berharap, pengganti Pak Dedi nanti lebih sepadan. Bahkan, bisa lebih baik,” ujarnya.

Warga lainnya, Fery Nurdiansyah (26 tahun), mengaku, program gempungan ini masih menjadi primadona bagi masyarakat. Terutama di pedesaan. Sebab, berbagai layanan yang dibutuhkan oleh warga tersedia.

“Dengan begitu, program yang digulirkan Bupati Dedi Mulyadi ini layak dipertahankan,” ujarnya.

Sebab, sangat membantu sekali. Alasannya, warga yang ingin membuat KTP atau KK tak perlu lagi harus ke kabupaten. Cukup, di desa yang kebadian jadwal gempungan, kebutuhan warga bisa terlayani. Bahkan, sampai program inseminasi buatan (IB) untuk sapi juga ada di layanan tersebut.

Bupati Dedi Mulyadi, mengatakan, setiap kebijakannya yang diaplikasikan melalui berbagai program kerja, merupakan hasil kontemplasi dengan masyarakat. Selain itu, program tersebut memang sangat dibutuhkan oleh masyarakat.

“Keinginan masyarakat itu tidak neko-neko. Mereka ingin, setiap layanan bisa dipermudah dan cepat juga sudah sangat girang sekali. Makanya, selama 10 tahun ini layanan publik di Purwakarta dipermudah,” ujarnya.

 

 

Sumber : Republika.co.id