Ridwan Kamil Blak-blakan Mahar Kepada Golkar

RK-Daniel Golkar

Kandidat calon Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengaku, telah diperlihatkan surat dukungan resmi dari DPP Golkar. Pada beberapa waktu lalu kita sempat mengingat tentang pemberitaan tentang Dedi Mulyadi yang dimintai mahar oleh oknum dari Golkar, namun hingga sekarang, pemberitaan tersebut masih belum mengungkapkan faktanya. Lalu apakah partai berlogo pohon beringin itu juga meminta mahar pada Ridwan Kamil agar dimuluskan keputusan rekomendasi Pilgub Jabar kepada dirinya? “Maharnya kerja keras saja saat nanti sudah terpilih, bekerja untuk memenangkan rakyat,” Ridwan Kamil menjawab usai bersilaturahmi dengan Sekjen Partai Golkar Idrus Marham di Pendopo Kota Bandung, Sabtu (4/11/2017).

Pria yang akrab disapa Emil ini mengatakan, dukungan Golkar terhadap dirinya merupakan kerja sama yang saling menguntungkan. Menurutnya, apabila masyarakat senang dengan kiprah yang dilakukannya, maka akan berdampak ke Golkar. Di sisi lain, Golkar akan menutupi kekurangan yang dimiliki Emil dalam memperlebar jaringan politik di daerah-daerah. Diakuinya, ia sangat lemah dalam menjaring suara di wilayah Pantura. Selain itu, basis massa Golkar yang mengakar hingga pedesaan di pelosok Jabar jelas akan menguntungkan dirinya.

“Karena kita tahu ada sekitar 30-40an persen rakyat Jabar belum memutuskan pilihan partai. Artinya Jabar ini memang dari tahun ke tahun tidak fix yah. Kalau saya bersama Golkar kan, bisa saja nanti buah dari ini,” kata dia. Selain itu, ia memastikan visi misi Golkar yakni kekaryaan dengan gayanya yang diklaim mengutamakan kerja, saling terhubung dan menemui kecocokan.

“Saya ini wali kota yang banyak karyanya bukan hanya wacana. Saya kira itu akan sangat singkron, dan eksistensi saya akan memperkuat eksistensi Golkar, jadi ini hubungannya dua arah,” katanya. Memang kini Golkar membutuhkan figur muda yang energik dan menjadi hotspot pemberitaan media. Jika berbicara mengenai Ridwan Kamil, Kang Emil selalu saja menjadi figur yang mendapat sorotan berlebih dari masyarakat dan media massa atas apa yang dikerjakannya selama menjabat sebagai Walikota Bandung.