Sudah Sejauh Manakah Golkar Jalin Koalisi Dengan PKS di Pilwalkot Bekasi?

bang pepen golkar

Walikota Bekasi Rahmat Effendi atau yang akrab disapa Bang Pepen ini mulai secara terbuka dan terang-terangan menggandeng bakal calon wakil walikota yang dipilihnya yakni, Sutriyono dari PKS. Hal tersebut ditunjukkan saat acara silaturahmi bersama insan pers Kota Bekasi.

“Ya sepertinya begini (menggandeng Sutriyono-red) lebih nyaman,” katanya.

Disebutkan, sosok Sutriyono dianggap merupakan pilihan tepat dan paling rasional. Apalagi, figur ini dinilai memiliki andil besar dalam sejarah lahirnya Kota Bekasi. Ditambahkan pula, Golkar dan PKS di Kota Bekasi sudah lama menjalin koalisi pada periode pertama Rahmat Effendi memimpin Kota Bekasi hingga kini. Rahmat Effendi berpasangan dengan kader PKS yakni Ahmad Syaikhu.

“Mas Tri saat itu pernah memimpin Paripurna DPRD Kota Bekasi dalam salah satu agenda penting untuk Kota Bekasi,” katanya.

Namun, rupanya manuver politik Rahmat Effendi dengan mengajak calon wakil walikota dari PKS yang digadang-gadang akan mendampingi dirinya, Sutriyono, dinilai tak mempengaruhi kesepakatan koalisi Partai Gerindra dangan PKS yang sudah terbangun sebelumnya.

Ketua DPC Gerindra Kota Bekasi, Ibnu Hajar Tanjung, menilai bahwa kehadiran dan statement Sutriyono pada acara tersebut tidak mempengaruhi kesepakatan koalisi merah putih yang sudah ditandatangani oleh pimpinan di dua partai yakni Partai Gerindra dan PKS.

“Kami sampai saat ini masih memegang komitmen itu. Kalau yang berikan pernyataan itu kader PKS ya silahkan saja, yang terpenting pemimpin kedua partai sepakat tetap berkoalisi untuk Pilwalkot Bekasi,” katanya.

Meski hingga kini dinamika politis masih sangat cair. Segala bentuk perubahan bisa saja terjadi sampai pendaftaran calon Walikota dan Wakil Walikota dari parpol awal Januari 2018 mendatang. Rahmat Effendi sendiri disinyalir kuat akan tetap diusung oleh Partai Golkar, mengenai masalah akan dengan siapa Bang Pepen berkoalisi, hal tersebut masih dikomunikasikan lebih lanjut.