Tanda Tanya Pendamping Ridwan Kamil Mulai Terkuak, Cawagub Dari Golkar Diunggulkan

Ridwan Kamil Golkar

Persoalan mengenai siapa yang kelak akan mendampingi Ridwan Kamil pada pertarungan Pilgub Jabar 2018 masih terus berlanjut. Dari 4 partai politik yang telah menyatakan dukungan pada Ridwan Kamil, ada 3 partai yang mengajukan kadernya untuk menjadi Cawagub Jabar mendampingi Ridwan Kamil.

Golkar mengajukan Daniel Mutaqien yang merupakan figur kuat di wilayah basis Pantura, PPP mengajukan nama Uu Ruzhanul Ulum yang hingga kini masih menjabat sebagai Bupati Tasikmalaya, dan PKB mengajukan nama Syaiful Huda.

Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) M Romahurmuziy sendiri mengatakan pendamping Ridwan Kamil dalam dalam Pemilihan Gubernur Jawa Barat 2018 belum final. Masih banyak hal yang harus disepakati oleh partai koalisi mengenai siapa yang kelak akan dampingi Ridwan Kamil.

“Memang ada nama Daniel Mutaqien yang dimunculkan Partai Golkar untuk mendampingi Kang RK, tetapi itu belum final karena parpol pengusung, yakni Partai Nasdem, PPP dan PKB belum menentukan,” jelas Rommi saat kunjungan kerja di Kabupaten Sukabumi, Jabar, pada Kamis.

Menurutnya, untuk menentukan siapa yang layak mendampingi RK sebagai calon wakil gubernur Jabar ini masih dalam pembahasan dan musyawarah dari partai-partai pengusung. Hingga saat ini siapa yang akan mendampingi RK masih misterius karena ada beberapa nama yang muncul selain Daniel Mutaqien salah satunya Uu Ruzhanul Ulum yang merupakan Bupati Tasikmalaya.

“Kami pun masih melihat survei, walaupun hasil survei elektabilitas dan popularitas bukan sesuatu hal utama, tapi setidaknya ada gambaran indikasi kemenangan,” katanya.

Romi mengatakan di awal Desember partai pengusung khususnya PPP, Nasdem dan PKB akan mengambil sikap dan menyolidkan untuk menentukan siapa yang akan mendampingi RK nantinya.

Di lain sisi, sosok Daniel Mutaqien semakin menguat dan berada di atas angin untuk figur yang akan mendampingi Ridwan Kamil. Pasalnya, pasca DPP Partai Golkar menetapkan dirinya maju bersama Emil untuk bertarung pada Pilgub Jabar 2018. Satu persatu DPD 2 Jabar mulai menyatakan secara terbuka dukungannya.

Mesin politik dan konsolidasi yang dilakukan di akar rumput Golkar juga terus menunjukkan perkembangan juga kemajuan. Selain itu, menilik dari apa yang Emil sempat katakan mengenai calon figur pendamping dirinya, figur yang datang dari Pantura Jabar sangat membantu dirinya untuk tingkatkan popularitas.