Tunggu Kejutan Golkar di Pilwakot Sukabumi 2018

tunggu

Secara diam-diam nampaknya Golkar sudah menyiapkan strategi politik untuk memenangkan Pilwalkot mendatang. Sebagaimana diketahui,  arah peta politik DPD Golkar Kota Sukabumi jelang pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi 2018 masih terlihat abu-abu dimata masyarakat. “Ia kita berjalan dengan sendiri saja, komunikasi politik sudah dilakukan tapi belum saatnya kami buka,” ujar Humas DPD Golkar Kota Sukabumi, Hendy Heryadi, Selasa (12/12/2017).

Menurut Hendy arah peta politik Golkar belum terlihat dipermukaan. Golkar saat ini lebih berkonsentrasi terhadap konstituen atau masyarakat yang memang menjadi pemilih pada 27 Juni 2018 mendatang.“Kita fokus dulu terhadap masyarakat menyerap aspirasi, pandangan dan pendapat. Golkar itu suara rakyat jadi ketika memutuskan itu memang mayoritas keinginan masyarakat, “jelasnya.

Pria akrab disapa Komen ini mengakui dirinya sudah mengantong nama calon pendamping Jona Arizona. Akan tetapi Golkar enggan terburu-buru untuk memberitahukan nama tersebut kepada publik. “Biarkan saja dulu, tunggu momen yang pas. Kita akan bikin gebrakan politik di Pilwalkot nanti,” tegasnya. Lagi-lagi Komen tak juga memberikan ciri-ciri orang yang nanti akan bersanding dengan mantan Pimpinan DPRD itu. Pokoknya tunggu saja.

Tapi tetap ada komunikasi antara partai politik ataupun kandidat calon yang digadang-gadang akan disandingkan dengan bakal calon Walikota dari Golkar, Jona Arizona intensif dilakukan oleh partai berlambang pohon beringin itu. “Ya dong kita ini kan tidak bisa berjalan sendiri, harus ada partai lain untuk berkoalisi. Sambil berkomunikasi juga berbuat untuk masyarakat,” katanya.

Terpenting ketika Jona Arizona disandingkan dengan calon itu memiliki kesamaan
visi misi dalam upaya membangun Kota Sukabumi. ”Ya ketika bersatu , saling menutupi untuk melengkapi satu sama lain. Kami yakin Golkar akan menang,” jelasnya. “Jadi ketika kang Jona bersatu padu dengan calon itu bisa memberikan dampak positif untuk perubahan Kota Sukabumi,” pungkasnya.

Kehati-hatian Golkar dalam menentukan arah koalisi dan juga usungan kata Komen itu merupakan bentuk keseriusan Golkar. Bukan hanya sekedar untuk memenangkan
kekuasaan tapi terpenting permasalahan-permasalahan di Kota Sukabumi bisa terpecahkan. [ ### ]