Wagub Banten Asal Golkar Mendorong Minat Anak Untuk Ke Sekolah

andika diplomat

Mensiasati minat ke sekolah anak yang rendah di Provinsi Banten, Pemerintah Provinsi Banten melalui Wakil Gubernurnya yang juga merupakan kader Golkar Banten, Andhika Hazrumy mendorong adanya program partisipasi sekolah guna meningkatkan minat ke sekolah anak.

Hal tersebut diungkapkan oleh Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy, pada acara peringatan Hari Anak Nasional tingkat Provinsi Banten di Pendopo Gubernur Banten, Curug, Kota Serang.

“Menurut Data BPS, angka partisipasi minat ke sekolah anak masih rendah, sedangkan wajib belajar 12 tahun harus kita penuhi dan terus ditingkatkan. Yang paling rendah di Kabupaten Lebak, rata-rata hanya sampai SD,” ujar Andhika.

Karena itu, dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Banten, salah satu yang menjadi program prioritas adalah peningkatan kualitas pendidikan di Banten dengan sejumlah strategi. “Kami ingin anak-anak di Banten bisa sekolah dengan mutu pendidikan tinggi,” kata Andika.

Dalam kesempatan tersebut, Andika pun mengajak kepada para orang tua untuk turut ikut serta memperhatikan minat anak ke sekolah, hal ini juga jelas akan mempengaruhi kepada tumbuh kembang anak di Banten. Sebab menurutnya, orang tua memiliki peranan penting dalam menentukan tumbuh kembang anak.

“Kita perlu bersama-sama memperhatikan tumbuh kembang anak-anak di Banten sebagai generasi penerus bangsa. Anak Banten merupakan masa depan Banten dan masa depan Indonesia,” ujar Andika.

Andika juga menilai, bermain merupakan salah satu wahana yang penting bagi pembelajaran anak-anak. Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Kependudukan dan Keluarga Berencana (DP3AK2B) Provinsi Banten Siti Maani Nina mengungkapkan, dunia anak merupakan dunia bermain.

Melalui bermain itu, minat ke sekolah untuk belajar sebagai anak akan tumbuh. Dalam bermain, selain bersenang-senang, anak-anak pun dapat mempelajari banyak hal, belajar bersosialisasi, belajar kebersamaan, gotong royong dan lain-lain.

Tiga kabupaten/kota di Banten pun saat ini sudah masuk penilaian kota layak anak tahun 2017. Ketiga kota tersebut adalah, Tangerang Selatan, Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang.

Program ini nantinya akan mendorong minat ke sekolah mereka. Ketiga kota tersebut dinilai telah memenuhi lima cluster dalam penilaian kota layak anak. “Banten pun saat ini sudah mempunyai duta anak. Bahkan Banten akan berpartisipasi di hari anak nasional dengan mengutus delapan duta anak,” pungkasnya.